6 February 2013
Category: News & Events
6 February 2013,
 Off

Selama ini, kita pasti banyak mengetahui jika seminar sering diadakan di dalam sebuah gedung yang dikelilingi dinding-dinding beton. Nampaknya, hal tersebut terkadang memberikan kebosanan dalam mengikuti acara tersebut Bahkan beberapa peserta ada yang tertidur kala sang panelis sedang menguraikan materinya. Tetapi, bagaimana jika sebuah seminar diadakan di kereta api (KA) sekaligus dipadukan dengan berwisata. Nampaknya opsi ini mesti dicoba, selain memberikan warna dan nuansa baru dalam mengadakan seminar, juga bisa turut merasakan wisata ke kota-kota di Pulau Jawa.

Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan memaparkan materi mengenai perkembangan dan perubahan yang dilakukan oleh perusahaan yang dipimpinnya kepada seluruh peserta. Salah satunya adalah Ketua/Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Emil Salim, S. E.

Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan memaparkan materi mengenai perkembangan dan perubahan yang dilakukan oleh perusahaan yang dipimpinnya kepada seluruh peserta. Salah satunya adalah Ketua/Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Emil Salim, S. E.

 

Cara baru seminar plus wisata dengan menggunakan KA, sudah dilakukan oleh PT. Kereta Api Wisata (KA Wista), anak perusahaan dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero). Dimana mereka bertindak sebagai event organizer, terakhir mereka didapuk mengurusi kegiatan The 40th Event Of Philip Kotler Center For Asean Marketing – Jakarta CMO Club, Sabtu (2/2). Dalam acara bertajuk “Super Weekend Program Wonderful Cirebon, Wonderful Train”, yang diikuti lebih dari 100 peserta, KA Wista menggunakan dua kereta wisata Nusantara dan Toraja, serta dua kereta eksekutif. Keempat kereta ini pun sudah tersambung sistem audio video-nya. Sehingga semua peserta bisa dengan seksama melihat dan mendengarkan materi dari panelis seminar, diantaranya Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan dan Wakil Menteri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar dengan moderator Hermawan Kartajaya.

Seminar di dalam kereta ini, dimoderatori langsung oleh Hermawan Kartajaya

Seminar di dalam kereta ini, dimoderatori langsung oleh Hermawan Kartajaya

 

Ketika membuka seminar, Hermawan mengemukakan, acara seminar on the train ini juga sekaligus menikmati perbaikan yg dilakukan oleh PT. KAI. Juga ikut merasakan bagaimana kereta yang biasa dipakai oleh Presiden. “Karena PT. KAI mendapatkan penghargaan bolak balik. Nggak gampang kan Pak mengurus PT. KAI?” tanya Hermawan kepada Ignasius Jonan dalam perjalanan menuju Cirebon.

Tahun ini, PT. KAI akan kembali menambah jumlah armada kereta wisata.

Tahun ini, PT. KAI akan kembali menambah jumlah armada kereta wisata.

 

“Bagaimana dia mengurus PT. KAI kan ndak gampang,” tambah Hermawan. Selain itu, Putri Olahraga Indonesia, Wulan Apriliani yang mengikuti seminar plus wisata ini, baru pertama kali menggunakan kereta wisata. Meskipun sebelumnya ia pernah menggunakan kereta eksekuti dari Surabaya menuju Jakarta beberapa tahun yang lalu. “Rasanya luar biasa berbeda. Tidak terpikirkan Indonesia memiliki kereta semacam ini. Serasa naik pesawat tapi bukan di pesawat,” ujar Wulan.

Pada perjalanan ini rangkaian kereta wisata dirangkaikan pada dua KA reguler yang berbeda. Ketika menuju Cirebon, rangkaian kereta wisata disatukan dengan KA Argo Jati. Sedangkan ketika kembali ke Jakarta, dirangkaikan dengan KA Cirebon Ekspres. Bahkan, Sapta Nirwandar mengutarakan perjalanan seminar dan wisata ini dengan nama triple three. “3 jam di Argo Jati, 3 jam berwisata di Cirebon, dan 3 jam di Cirebon Ekspres,” ujar Sapta sebelum memaparkan materinya dalam perjalanan kembali ke Jakarta. (Humaska)