• Bakmi Jawa
    Bakmi Jawa di Yogyakarta jelas sangat berbeda dan memiliki khas tersendiri. Selain rasanya yang gurih, bakmi Jawa biasanya di masak dengan menggunakan Anglo ( tungku dari tanah liat dengan bahan baku arang ).

 

  • Gudeg
    Gudeg juga merupakan salah satu wisata kuliner khas Jogja yang sudah terkenal hingga mancanegara, bahkan hotel berbintang lima pun sering dapat permintaan makanan gudeg dari wisatawan asingnya. Sehingga mau tak mau, gudeg merupakan menu wajib bagi hotel. Gudeg ada 2 jenis, yaitu gudeg kering dan gudeg basah. Perbedaan dari gudeg ini adalah: Gudeg kering tidak memiliki kuah, rasanya lebih manis, dan warna gudeg lebih gelap/hitam. Sedangkan Gudeg basah memiliki kuah sayur tempe atau tahu yang telah dipotong. Gudeg Kering biasanya disantap untuk pagi dan siang hari, namun gudeg basah biasanya masyarakat Jogja menghidangkan untuk menu pagi dan malam hari.

 

  • Soto Khas Jogja
    Makanan Soto tentunya anda sudah tahu semua. Naahh.. soto yang khas dan terkenal di Yogyakarta adalah Soto Kadipiro, yang terletak di Jl. Wates dekat perempatan Wirobrajan. Di jalan ini anda akan menemui banyak Warung Makan Soto Kadipiro, namun yang asli adalah Soto Kadipiro yang berada di utara jalan ( satu deret dengan pom bensin ). Soto Ayam yang tidak bersantan ini berdiri sejak tahun 1921, dibangun oleh Pak Karto Wijoyo.

    Selain Soto Kadipiro, Soto yang terkenal di Yogyakarta adalah Soto Pak Sholeh yang terletak di Jl Wiratama Tegal Rejo Yogyakarta. Tepatnya Jalan masuk Museum Sasana Wiratama Pangeran Diponegoro. Penampilan soto yang bening dan seger terlihat nikmat untuk dinikmati siang hari. Harganya pun sangat terjangkau, yaitu Rp 8.000 untuk 1 porsinya.