peta-yogyakarta

Yogyakarta bersama kota sandingannya Solo yang kian menyatu tanpa jarak berarti, Yogyakarta merupakan haribaan peradaban masyarakat Jawa yang masih hidup hingga kini. Di sinilah semua berawal, mulai dari pemikiran pembinaan Candi Borobudur yang megah, Candi Prambanan yang agung, kekuasaan Mataram baru yang mengakar, hingga detik terakhir dilahirkannya maestro-maestro seni, para pemikir, dan perajin berbakat luhung.

Dengan panggilan yang lebih romantis, Yogya, kota ini merupakan stasiun bagi para pelajar dan mahasiswa dari pelbagai penjuru Indonesia, bahkan Asia. Tak salah bila pada akhirnya Yogya telah bermetamorfosis menjadi kota modern berbudaya majemuk dengan bongkahan karya warisan untuk mempertahankan warna keasliannya. (Wonderful Indonesia)

 

1408374608_recommended

 

berkeliling

 

 

Kami akan mengajak Anda mengenal mengenai Yogyakarta, terutama destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi, mulai dari objek wisata religi, wisata alam, wisata kuliner, wisata belanja dan hal menarik yang perlu Anda ketahui tentang Yogyakarta.

 

1) Objek Wisata Religi

Masjid Kotagede Jogja

Masjid Kotagede Jogja

  • Masjid Kotagede
    Berkelana ke Kotagede tidak akan lengkap jika tidak berkunjung ke Masjid Kotagede, bangunan tempat ibadah islam yang tertua di Yogyakarta. Bangunan itu merupakan tempat yang seringkali hanya dilewati ketika wisatawan hendak menuju kompleks pemakaman raja Mataram, padahal pesona bangunannya tak kalah menarik. Tentu, banyak pula cerita yang ada pada setiap piranti di masjid yang berdiri sekitar tahun 1640-an ini. (Yogyes)

 

 

 

2) Objek Wisata Alam

Candi Prambanan Jogja

Candi Prambanan Jogja

  • Candi Prambanan
    Candi Prambanan merupakan salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi karena Candi Prambanan merupakan kompleks candi Hindu yang terbesar di Indonesia. Selain itu, Candi Prambanan juga dihiasi relief yang diukir mengelilingi candi dan menceritakan kisah Ramayana dan Krishnayana. Candi Prambanan berlokasi sektiar 17 KM dari psuat kota Yogyakarta. Apabila anda tidak membawa kendaraan pribadi, untuk mencapai Candi Prambanan anda cukup menggunakan bus dan turun di halte Prambanan, sangat mudah mencapai Candi Prambanan.

 

  • Keraton Yogyakarta
    Keraton Yogyakarta adalah salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang ramai dikunjungi. Keraton Yogyakarta merupakan sebuah bangunan bersejarah kesultanan Yogyakarta yang ditinggali oleh Sultan dan keluarganya. Selain dapat menikmati arsitektur kesultanan kuno, anda juga dapat berkunjung ke museum yang mempunyai koleksi barang-barang kesultanan Yogyakarta yang sebagian merupakan hadiah dari raja Eropa. Apabila anda ingin datang mengunjungi tempat wisata ini, datanglah agak pagi karena Keraton Yogyakarta buka dari jam 8 pagi sampai dengan jam 2 siang saja.

 

 

 

 

kuliner

 

 

Bakmi Jawa

Bakmi Jawa

 

  • Bakmi Jawa
    Bakmi Jawa di Yogyakarta jelas sangat berbeda dan memiliki khas tersendiri, Selain rasanya yang gurih, bakmi Jawa biasanya di masak dengan menggunakan Anglo ( tungku dari tanah liat dengan bahan baku arang ).

 

  • Gudeg
    Gudeg juga merupakan salah satu wisata kuliner khas Jogja yang sudah terkenal hingga mancanegara, bahkan hotel berbintang lima pun sering dapat permintaan makanan gudeg dari wisatawan asingnya. Sehingga mau tak mau, gudeg merupakan menu wajib bagi hotel. Gudeg ada 2 jenis, yaitu gudeg kering dan gudeg basah. Perbedaan dari gudeg ini adalah: Gudeg kering tidak memiliki kuah, rasanya lebih manis, dan warna gudeg lebih gelap/hitam. Sedangkan Gudeg basah memiliki kuah sayur tempe atau tahu yang telah dipotong. Gudeg Kering biasanya disantap untuk pagi dan siang hari, namun gudeg basah biasanya masyarakat Jogja menghidangkan untuk menu pagi dan malam hari.

 

 

 

 

belanja

 

 

Jalan Malioboro Jogja

Jalan Malioboro Jogja

 

  • Jalan Malioboro
    Malioboro merupakan nama sebuah jalan di Yogyakarta. Jalan Malioboro ini sangatlah terkenal dan sudah menjadi salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi, bahkan untuk berfoto di penanda Jalan Malioboro saja kita sering kali harus mengantri terlebih dahulu.Nama Jalan Malioboro ini berasal dari bahasa Sansekerta dan mempunyai arti karangan bunga. Apa yang membuat Jalan Malioboro begitu terkenal?Jalan Malioboro menawarkan pengalaman wisata belanja dan wisata kuliner yang tak ada habisnya. Pada siang hari, di sepanjang Jalan Malioboro anda akan menemukan banyak sekali penjual pakaian, tas, sandal, gantungan kunci, kerajinan tangan, batik, aksesoris, dan barang-barang unik lainnya yang dapat dibeli dengan harga murah. Sedangkan pada malam hari, anda akan menemukan banyak sekali penjual makanan lesehan khas Yogyakarta di sepanjang Jalan Malioboro.Hal yang paling saya sukai di Jalan Malioboro adalah adanya beberapa orang yang berpakaian unik, misalnya berpakaian seperti prajurit, pocong, zombie, dan lain-lain. Kita dapat berfoto dengan mereka dengan biaya sukarela.

 

 

promo

 

 

 

 

Maaf, belum tersedia.

 

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi-Berbagi Serupa Creative Commons; ketentuan tambahan mungkin berlaku.